Total Tayangan Halaman

Sabtu, 10 September 2011

Lucu hehe

 I
Di sebuah ruang kelas, para mahasiswa sedang mengikuti matakuliah filsafat. Dosen yang mengajar mencoba melemparkan topik diskusi tentang Tuhan. “adakah yang pernah melihat Tuhan?” Tanya sang dosen. Semua diam tak menjawab. “adakah diantara kalian pernah mendengar Tuhan bersuara?” Sang dosen bertanya lagi. Kali ini pun tak ada yang menyahut.”adakah yang pernah menyentuh Tuhan?” dosen itu bertanya kembali. Semua mahasiswa diam. “ kesimpulannya Tuhan itu tidak ada,” kata sang dosen senang.
            Namun tiba-tiba terdengar protes yang datang dari seorang mahasiswa. Ia berdiri dan bertanya,” adakah yang pernah melihat otak dosen?” tak ada jawaban. “adakah diantara kalian pernah mendengar otak dosen?” tanyanya lagi. Namun tak seorang pun menjawab.”adakah yang pernah menyentuh otak pak Dosen? ” lanjutnya. Sekali lagi suasana hening. “ kesimpulannya pak dosen itu tak punya otak,” kata mahasiswa itu.



 II
Ada sepasang suami istri yang hidup harmonis. Tetapi akhir-akhir ini sang suami seperti mengalami masalah dengan istrinya. Ia mengira istrinya mungkin sudah tuli, karena setiap kali dipanggil, tidak menyahut.
            Lalu sang suami berkonsultasi dengan temannya yang kebetulan seorang dokter. Temannya itu berkata, coba nanti waktu kamu pulang, kira-kira lima meter dari istrimu, kamu panggil dia!” lalu suami itu bertanya “bagaimana kalau istriku tidak menyahut, apakah ia benar-benar tuli?”
            “oh belum tentu,” kata temannya, “kalau dalam jarak lima meter istrimu belum menyahut, kamu bisa lebih mendekat lagi hingga berjarak tiga meter.”
            Lalu kata sang suami lagi, “bagaimana kalau masih menyahut juga?” Kata temannya, “oke, kamu mendekat lagi satu meter, nanti kalau dia tidak menyahut juga, berarti istrimu kemungkinan tuli.”
            Si suami pulang ke rumah untuk mempraktikkan nasihat itu. Sesampainya di rumah, ia melihat istrinya sedang memasak di dapur. Dalam jarak sekitar lima meter dari istrinya, ia berseru, “Hai sayang, sedang masak apa kau?” Tetapi istrinya tetap saja asyik memasak. Sang suami mulai curiga, lalu ia mendekat lagi tiga meter dan berseru lagi,” Hai sayang, sedang masak apa kau?” ……
Hmmm….ternyata istri nya masih tetap tidak menengok dan asyik memasak. Akhirnya sang suami benar-benar kesal, ia maju sampai berjarak satu meter dari istrinya dan berteriak, “HAI SAYANGKU, SEDANG MASAK APA KAU!” tiba-tiba istrinya berbalik sambil melotot dan berkata, “KAMU INI KENAPA, SIH! SUDAH TIGA KALI AKU BILANG, ‘AKU SEDANG MASAK PISANG GORENG,’ DAN KAMU MASIH TANYA JUGA!”

Mukjizat

  1. BERDOA MINTA MUKJIZAT.
Karya-karya Allah luar biasa; tidak sanggup kita memahaminya. Mukjizat-mukjizat yang dibuat-Nya tak terbilang dan tiada habisnya. (Ayub 5:9)

Doa adalah hal yang kuat, sebab Tuhan mengikatkan diri-Nya pada doa. Tidak ada seorang pun yang bias dipercaya betapa kuat doa, dan apa yang bisa diakibatkannya, selain mereka yang mengetahuinya melalui pengalaman. (Martin Luther)

  1. MUKJIZAT PEMENUHAN KEBUTUHAN.
Allah yang saya sembah, yang melimpah dengan kekayaan dalam Kristus Yesus, akan memenuhi segala keperluanmu. (Filipi 4:19)

Janji Tuhan sebaik uang tunai pada hari apa saja. (Billy Bray)

  1. MUKJIZAT HATI.
Setiap perbuatan orang ungkin baik dalam pandangannya sendiri, tetapi Tuhan menilai maksud hatinya. (Amsal 21:2)

Pada jantung kebutuhanmu menunggu Juruselamat yang lembut dan penuh pengertian. (Anonymous)

  1. MUKJIZAT TENTANG YANG HILANG DAN DITEMUKAN.
Mari kita bergembira. Dombaku yang hilang sudah kutemukan kembali… Aku senang sekali sudah menemukan kembali uangku yang hilang. Mari kita bergembira… Tetapi kita harus berpesta dan bergembira, sebab adikmu itu sudah mati, tetapi sekarang hidup lagi; ia sudah hilang, tetapi sekarang telah ditemukan kembali. (Lukas 15:6B, 9B, 32)

Saya percaya kepada kekuasaan Tuhan yang menjawab doa. (Donald Grey Barnhouse)

  1. MUKJIZAT CAMPUR TANGAN MALAIKAT.
Aku akan mengutus malaikat-Ku mendahului kamu untuk melindungi kamu dalam perjalanan. (Keluaran 23:20)

Malaikat adalah bagian dari pemenuhan kebutuhan Tuhan yang cerdik bagi kita. Karena mereka begitu mengasihi Tuhan, para malaikat menurut sepenuhnya kehendak-Nya. Apa saja yang diperintahkan Tuhan kepada mereka agar dilakukan mereka lakukan. Siapa saja yang dikasihi Tuhan, para malaikat mau tidak mau mengasihinya. Karena Tuhan sangat mempedulikan kita, kita bisa menuntut hubungan yang baik sekali dengan malaikat. (Ann Spangler)

  1. MUKJIZAT PENYEMBUHAN.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, jangan lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni semua dosamu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang membebaskan nyawamu dari kuburan, yang melimpahi engkau dengan kasih dan belas kasihan. (Mazmur 103: 2-4)

Pelatih yang baik, Kebijaksanaan, Sabda Bapa, yang membuat manusia, mempedulikan seluruh sifat mahkluk-Nya. Tabib umat manusia yang mencakup segala-galanya, Juruselamat, menyembuhkan raga maupun jiwa kita, yang merupakan manusia yang sesungguhnya. (Clementus dari Alexandria).

  1. MUKJIZAT PERLINDUNGAN.
Tuhan melindungi aku di waktu kesesakan; Ia menyembunyikan aku di dalam Rumah-Nya, dan mengangkat aku ke atas gunung batu. (Mazmur 27:5)

Saya telh menemukan obat penawar yang sempurna untuk rasa takut. Setiap kali rasa takut memunculkan mukanya yang buruk saya memukulnya dengan doa. (Dale Evans Rogers)

  1. JANGAN PUTUS ASA DENGAN MUKJIZAT ANDA.
Hendaklah kita berpegang teguh pada harapan yang kita akui, sebab Allah bisa dipercayai dan Ia akan menepati janji-Nya. (Ibrani 10:23)

Setelah sekali saya terbujuk bahwa satu hal benar dan demi keagungan Tuhan, saya berdoa untuk itu sampai jawaban dating. Jangan pernah putus asa. (George Muller)


3 pohon kehidupan



POHON PERTAMA..

Seperti kita ketahui, apa yg kita inginkan dari sebuah pohon? Dan pada kisah ini, pohon ini telah memiliki,
1.      Pohon yg buahnya manis jika dipetik
2.      Bisa berbuah lebat
3.      Merupakan harapan bagi pemiliknya.
Tapi sebelum qta menikmatinya dan mencapai harapan itu, pernahkah qta berpikir apa usaha pohon tersebut dan pemiliknya bersama-sama?

Sewaktu pohon itu ditanam, pasti selalu di beri pupuk, disiram hingga pohon itu dapat berbuah. Kini pohon itu telah besar dan memiliki buah, dan pohon itu berharap ia memberikan yg terbaik buat tuannya karna kerja keras tuannya itu.

Pohon itu slalu berjuang menahan cuaca yg dingin dan panas..
Disaat pemiliknya lengah memberi ia minum di cuaca panas, pohon itu berjuang mencari air dari dalam tanah, dan memasak makanannya sendiri untuk cadangan makanannya..
Disaat pohon itu mulai berbuah, ada ulat yg menggigitnya, ia berharap akan datang hujan atw angin agar ulat itu pergi dan tidak mengganggunya..
Dan banyak hal yg ia lakukan untuk membahagiakan pemiliknya yaitu harapan 1-3..
dan yg dilakukan pohon itu adalah 4-10......
Tapi semua perjuangan pohon itu akan sia-sia, jika pemiliknya selalu mengacuhkannya..
tapi itu akan berbeda jika pemilik itu bekerja sama maka 1-3 akan tercapai sempurna..


POHON KEDUA

Pohon ini tumbuh sendiri di sebuah hutan dan sudah memiliki 3 syarat utama sebuah pohon kehidupan, dan qta gak tahu bagaimana pohon itu dapat tumbuh menjadi indah di hutan tersebut. Sesaat qta berpikir akan memilikinya karna pohon itu memiliki tujuan utama kita.

Suatu saat jika ada seseorang yg tersesat, pohon ini akan menjadi sandaranny, memetik buahnya jika kelaparan atw akankah dirawat oleh org tersebut?

Pohon ini selalu berpikir, bahwa ia akan selalu menjadi sandaran org tersesat untuk menikmatinya, tapi lain crita jika si org tersebut tidak tahu jalan pulang sehingga ia membangun rumahnya dekat pohon itu dan merawatnya agar tetap selalu berbuah..
Dan pohon itu juga dapat mengerti bahwa org tersebut meninggalkan segalanya demi pohon yg Ia temukan di hutan tersebut.
Tapi pilihan itu ada pada org tersesat tersebut tinggal atw berharap pohon itu akan dipindahkan..
Seperti kita ketahui, hutan banyak yg ditebang sembarang, jadi pohon yg sudah tumbuh itu tetap memiliki tuannya sendiri.



POHON KETIGA

Ini kisah seseorg yg terdampar di sebuah pulau atw lingkungan baru dan gak bisa kembali lagi..
Seperti kita ketahui, org tersebut merupakan petani yg sukses karna memiliki kehidupan yg indah sebelum ia terdampar...
Ia bisa saja menunggu berharap seseorang akan menjemputnya atw..
Ia bisa saja memulai hidup yg baru dengan menanam pohon kehidupan dalam lingkungannya dimana ia terdampar dan membuat rumah dan tidak terkurung dalam masa lalu yg indah, sehingga ia bisa bahagia selamanya..
Semua pilihan itu ada pada orang terdampar tersebut.

Kisah tersebut dimana petani dan org tersesat dan org terdampar itu adalah diri kita sendiri atau bisa jadi qta sendirilah sebagai POHON itu.

Kenapa harus POHON, mungkin inilah objek yang tepat
Huahahahaha....

Dari semua pilihan itu ada pada anda jawabannya, karna hanya andalah yg tahu kebahagiaan anda..

Ibarat syair cinta sejati
Bila gunung tak bersudut,
Langit dan bumi bersatu,
Saat itulah akan berpisah

Ibarat syair sahabat
Satu jiwa, Dua raga
Walau berjarak, tapi kenanglah.

7 UNSUR KEBUDAYAAN INDIA


1. RELIGI
HINDU, SIKH : merupakan agama yang paling banyak dianut

Terbagi 2 : -  sruti : bersumber pada weda, upanisad, srauta
 -  smerti : itihasa, purama, sutra, agama(budha)

BUDHA : oleh Sidartha Gautama (563-483 SM), agama ini tidak mempercayai
system kasta

JAINISME : agama yang berintikan ajaran anti kekerasan ini dikembangkan dari
hasil pemikiran Vardharmana Mohavira (540-486). Pandangan dalam agama ini
menyangkut kecintaan terhadap kehidupan dan kehidupan terlalu suci untuk
dihansurkan

ISLAM : minoritas

2. MASYARAKAT

Sistem kemasyarakatan dilihat dari kasta, yaitu : brahmana, ksatria, waisya,
sudra,varya. Mereka harus menikah dalam sesame kasta, apabila berbeda kasta mereka akan di usir, diusir disini ada 2 hal, yaitu : ke luar desa dan atau menjadi kasta yang paling bawah yaitu kasta varya, dimana kasta varya itu adalah kasta yang tidak boleh tersentuh.
* system pengkastaan digunakan untuk pemurnian ras arya dan
pembagian jenis pekerjaan

Pemerintahan :
India di bawah Persia : pada 513-298, India jatuh ke tangan bangsa Persia
dibawah Kaisar Darius yang berkuasa atas Pantai Anatolia(Turki) sampai
dengan sebelah barat sungai Indus di India.
Dinasti Maurya : (3222-232 SM)
Raja Ashoka : (269-232 SM )
Sistem kekerabatan : patrineal (berdasarkan ayah), matrilineal (berdasarkan ibu)
Hari raya yang dikenal di seluruh India, misalnya Diwali, Ganesh Chaturthi,

Ugadi, Thai Pongal, Holi, Onam,

Vijayadasami, Durga Puja, Idul Fitri, Bakr-Id, Natal, Buddha Jayanti, dan
Vaisakhi. India memiliki tiga hari nasional. Selain itu, India memiliki hari raya
lainnya. Jumlah hari libur resmi antara 9 hingga 12 hari bergantung kepada
masing-masing negara bagian. Kehidupan beragama merupakan bagian tidak
terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan bukan urusan pribadi.
Bangsa asli India yaitu Dravida, bangsa pendatang yang sampai sekarang ras
Arya (indo-jerman) dari eropa.
3.PENDI DI K A N
Biasanya ditujukan untuk para bangsawan saja

4. BAHASA

Hindi
B.Inggris:sekarang
Bengali
Marati
Oria
Asam
Shindi
Punjambi
Urdu
Tamil
Telugu
Kanada
Malayalan

5. MATA PENCAHARIAN

Umumnya di India kuno dahulu mereka bermata pencaharian bertani, berternak, dan
nelayan

6. KESENIAN

Pakaian tradisional berbeda-beda menurut daerahnya di India. Warna-warni dan
gaya pakaian tradisional bergantung pada berbagai faktor, terutama iklim.
Pakaian berupa kain yang disampirkan merupakan gaya busana yang populer di
India. Wanita mengenakan pakaian yang disebut sari, dan pria mengenakan
pakaian yang disebut dhoti atau lungi. Pakaian dari kain yang dijahit juga
populer, seperti salwar kameez yang dikenakan wanita. Pria mengenakan kurta
berikut piyama, selain celana panjang dan kemeja gaya Eropa yang juga populer.
Ada juga pakaian berbentuk kain panjang yang disebut sari.

Arsitektur India sangat melambangkan kebinekaan kebudayaan India. Sebagian
di antaranya, termasuk monumen megah seperti Taj Mahal dan bangunan
berarsitektur arsitektur MughalMughal dan India Selatan merupakan campuran
dari tradisi kuno dan beraneka ragam tradisi lokal dari berbagai wilayah di India
dan luar negeri. Arsitektur vernakular juga menunjukkan variasi regional yang
mencolok.





Musik India mencakup berbagai jenis musik daerah dan musik tradisional. Musik
tradisional India secara garis besar dibagi menjadi dua jenis: musik tradisional.
Hindustani dari India Utara, Karnataka dari India Selatan, dan berbagai variasi
darinya yang muncul di sebagai musik daerah di India. Musik filmi dan musik
rakyat India merupakan bentuk-bentuk musik pop yang telah menjadi bentuk
musik daerah. Musik yang dibawakan kelompokbaul berakar pada tradisi
sinkretisme, dan merupakan contoh musik rakyat yang dikenal luas.

Tari India juga terdiri dari bentuk-bentuk tari klasik dan tari rakyat. Di antara tari
rakyat India yang dikenal luas, misalnya:bhangra dari Punjab,bi hu dari Assam,
chhau dari Benggala Barat, Jharkhand dan sambalpuri dari Orissa, serta
ghoomar dari Rajasthan. Akademi Musik, Tari, dan Drama Nasional India telah
mengakui delapan bentuk tari sebagai tari klasik India. Di antara kedelapan tarian
tersebut sebagian di antaranya dilengkapi narasi dan dipengaruhi unsur-unsur
mitologi Hindu. Kedelapan tari klasik India yang dimaksud adalah:
bharatanatyam dari Tamil Nadu, kathak dari Uttar Pradesh, kathakalidan
mohiniyattam dari Kerala, kuchipudi dari Andhra Pradesh, manipuridar i
Manipur,odi s si dari Orissa, dans at t ri ya dari Assam.

Teater di India memadukan musik, tari, dan dialog yang memakai skenario atau
improvisasi. Kisahnya sering didasarkan pada mitologi Hindu, namun sebagian
di antaranya mengambil ide dari kisah percintaan abad pertengahan, sambil
menyinggung peristiwa-peristiwa sosial dan politik. Teater rakyat yang populer
di India, misalnya:bhav ai dari negara bagian Gujarat,jat ra dari Benggala Barat,2
nautankidan ramlila dari India Timur, tamasha dari Maharashtra, burrakatha
dari Andhra Pradesh,terukkut t u dari Tamil Nadu, sertayaks hagana dari
Karnataka.

Bentuk-bentuk awal sastra India berbentuk sastra lisan yang kemudian dijadikan
sastra tertulis.Kesusastraan India mencakup karya-karya sastra Sanskerta, seperti
bentuk awal Weda, epos Mahabharata dan Ramayana, drama Sakuntala, puisi-
puisi sepertiMahākāvya, dan sastra Sangam dalam bahasa Tamil. Di antara
penulis India era modern terdapat sastrawan Rabindranath Tagore yang
memenangi Hadiah Nobel tahun 1913.

7. TEKNOLOGI

Peralatan kelengkapan hidup : Chorpi tempat tidur dari kayu, yang papan alasnya
terbuat dari karet. Biasanya dibuat dari gerabah dan sekarang dari logam. 

Humor Gus Dur

Humor NU
Seperti saat menggambarkan fanatisme orang NU, bagi Gus Dur, ada tiga tipe orang NU.
"Kalau mereka datang dari pukul tujuh pagi hingga jam sembilan malam, dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU," jelasnya tentang jenis yang pertama.
Jenis yang kedua adalah mereka yang meski sudah larut malam, sekitar jam dua belas sampai jam satu malam, namun masih mengetuk pintu Gus Dur untuk membicarakan NU, “Itu namanya orang gila NU.”
“Tapi kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dinihari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,” kata Gus Dur sambil terkekeh saat itu.

Humor Polisi
Humor lain yang diingat banyak orang adalah kritikan dalam bentuk lelucon yang dolintarkan saat banyak pihak mempertanyakan moralitas polisi, yang masih bisa berlaku dengan saat sekarang walaupun humor ini dilontarkannya setyahun silam.
"Polisi yang baik itu cuma tiga. Pak Hugeng almarhum bekas Kapolri, patung polisi dan polisi tidur," selorohnya.

Humor Umat Beragama
Guyonan lainnya dilontarkan Gus Dur saat menghadiri "Seminar wawasan kebangsaan Indonesia" di Batam. Di hadapan 100 pendeta dari seluruh propinsi Kepri, Gus Dur menjelaskan kebersamaan harus diawali dengan sikap berbaik hati terhadap sesama.
"Oleh karena itu seluruh umat bertanggungjawab atas masa depan bangsa. Boleh berantem satu sama lain tapi keselamatan bangsa tetap diutamakan," kata Gus Dur disambut tawa peserta.

Humor DPR
Dia juga sempat melontarkan guyonan tentang prilaku anggota DPR RI. Sempat menyebut mereka sebagai anak TK, Gus Dur pun berseloroh anggota DPR sudah "turun pangkat" setelah ricuh dalam sidang paripurna pembahasan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada 2004 silam.
"DPR dulu TK sekarang playgroup," kata Gus Dur di kediamannya di Ciganjur, Jakarta, Selatan, Kamis (17/03), ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang kejadian di DPR saat sidang Rabu (16/03).

Humor Jihad
Bahkan saat menanggapi aksi jihad yang dilakukan oleh banyak warga Muslim yang percaya kematiannya akan "menjamin" tempat di surga, Gus Dur malah kembali melemparkan leluconnya.
"Gus, betulkah para pengebom itu mati syahid dan bertemu bidadari di surga?" tanya seorang wartawan kepada Gus Dur.
Gus Dur pun menjawab, "Memangnya sudah ada yang membuktikan? Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan juga belum pernah ke surga. Mereka itu yang jelas bukan mati syahid tapi mati sakit. Dan kalau pun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bertemu bidadaru, karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi."

Humor Ziarah
Mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela "ideologi"nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.
Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.
"Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi," katanya.

Gitu Aja Kok Repot
Selain humornya, Gus Dur juga dikenal dengan jawabannya yang menyederhanakan pemikiran masyarakat yang terkadang berbelit-belit. Dia kerap kali menjawab, "Gitu aja kok repot."
Seperti saat dia memberikan tanggapan perihal pernyataan Probosutedjo perihal kebenaran kondisi Soehrato yang sakit. Saat itu (2 Maret 2000), Gus Dur mengaku tidak diijinkan bertemu dengan Soherto.
Gus Dur mengakui, dari pihaknya tidak ada masalah sama sekali untuk mengunjungi Soeharto, dan pintunya selalu terbuka. "Perkara saya pergi dengan siapa tidak masalah. Dengan Marzuki Darusman atau kalau perlu seluruh kabinet saya bawa. Begitu saja kok repot-repot," katanya.
Jawaban yang sama juga dilontarkan cucu pendiri NU itu saat menanggapi tuntutan Fron Pembela Islam (FPI).
"Jangan takut dan khawatir, tenang-tenang saja. Gitu aja kok repot."

Ucapan ini menjadi trademark tersendiri, sehingga ucapan ini pula yang ditiru oleh Gus Pur dalam acara Republik Mimpi.
Saat ditanya Andy F Noya dalam acara Kick Andy, perihal peran yang dilakoni Handoyo, Gus Dur pun kembali menanggapi dengan enteng.

"Abis gimana lagi, yah anggep saja sudah. Itung-itung advertensi (iklan) gratis," katanya disambut gelak tawa penonton.

Sejarah Kong Hu Cu

Sejarah Kong Hu Cu


Lahir sekitar tahun 551 SM di kota kecil Lu, kini masuk wilayah propinsi Shantung di timur laut daratan Cina. Dalam usia muda ditinggal mati ayah, membuatnya hidup sengsara di samping ibunya.
Waktu berangkat dewasa dia jadi pegawai negeri kelas teri tapi sesudah selang beberapa tahun dia memutuskan mendingan copot diri saja. Sepanjang enam belas tahun berikutnya Kong Hu-Cu jadi guru, sedikit demi sedikit mencari pengaruh dan pengikut anutan filosofinya. Menginjak umur lima puluh tahun bintangnya mulai bersinar karena dia dapat kedudukan tinggi di pemerintahan kota Lu.
Sang nasib baik rupanya tidak selamanya ramah karena orang-orang yang dengki dengan ulah ini dan ulah itu menyeretnya ke pengadilan sehingga bukan saja berhasil mencopotnya dari kursi jabatan tapi juga membuatnya meninggalkan kota. Tak kurang dari tiga belas tahun lamanya Kong Hu-Cu berkelana ke mana kaki melangkah, jadi guru keliling, baru pulang kerumah asal lima tahun sebelum wafatnya tahun 479 SM.
Kong Hu-Cu kerap dianggap selaku pendiri sebuah agama; anggapan ini tentu saja meleset. Dia jarang sekali mengkaitkan ajarannya dengan keTuhanan, menolak perbincangan alam akhirat, dan mengelak tegas setiap omongan yang berhubungan dengan soal-soal metaflsika. Dia -tak lebih dan tak kurang- seorang filosof sekuler, cuma berurusan dengan masalah-masalah moral politik dan pribadi serta tingkah laku akhlak.
Ada dua nilai yang teramat penting, kata Kong Hu-Cu, yaitu “Yen” dan “Li:” “Yen” sering diterjemahkan dengan kata “Cinta,” tapi sebetulnya lebih kena diartikan “Keramah-tamahan dalam hubungan dengan seseorang.” “Li” dilukiskan sebagai gabungan antara tingkah laku, ibadah, adat kebiasaan, tatakrama dan sopan santun.
Pemujaan terhadap leluhur, dasar bin dasarnya kepercayaan orang Cina bahkan sebelum lahirnya Kong Hu-Cu, lebih diteguhkan lagi dengan titik berat kesetiaan kepada sanak keluarga dan penghormatan terhadap orang tua. Ajaran Kong Hu-Cu juga menggaris bawahi arti penting kemestian seorang istri menaruh hormat dan taat kepada suami serta kemestian serupa dari seorang warga kepada pemerintahannya. Ini agak berbeda dengan cerita-cerita rakyat Cina yang senantiasa menentang tiap bentuk tirani. Kong Hu-Cu yakin, adanya negara itu tak lain untuk melayani kepentingan rakyat, bukan terputar balik. Tak jemu-jemunya Kong Hu-Cu menekankan bahwa penguasa mesti memerintah pertama-tama berlandaskan beri contoh teladan yang moralis dan bukannya lewat main keras dan kemplang. Dan salah satu hukum ajarannya sedikit mirip dengan “Golden Rule” nya Nasrani yang berbunyi “Apa yang kamu tidak suka orang lain berbuat terhadap dirimu, jangan lakukan.”
Pokok pandangan utama Kong Hu-Cu dasarnya teramat konservatif. Menurut hematnya, jaman keemasan sudah lampau, dan dia menghimbau baik penguasa maupun rakyat supaya kembali asal, berpegang pada ukuran moral yang genah, tidak ngelantur. Kenyataan yang ada bukanlah perkara yang mudah dihadapi. Keinginan Kong Hu-Cu agar cara memerintah bukan main bentak, melainkan lewat tunjukkan suri teladan yang baik tidak begitu lancar pada awal-awal jamannya. Karena itu, Kong Hu-Cu lebih mendekati seorang pembaharu, seorang inovator ketimbang apa yang sesungguhnya jadi idamannya.
Kong Hu-Cu hidup di jaman dinasti Chou, masa menyuburnya kehidupan intelektual di Cina, sedangkan penguasa saat itu tidak menggubris sama sekali petuah-petuahnya. Baru sesudah dia wafatlah ajaran-ajarannya menyebar luas ke seluruh pojok Cina.
Berbetulan dengan munculnya dinasti Ch’in tahun 221 SM, mengalami masa yang amat suram. Kaisar Shih Huang Ti, kaisar pertama dinasti Ch’ing bertekat bulat membabat habis penganut Kong Hu-Cu dan memenggal mata rantai yang menghubungi masa lampau. Dikeluarkannya perintah harian menggencet lumat ajaran-ajaran Kong Hu-Cu dan menggerakkan baik spion maupun tukang pukul dan pengacau profesional untuk melakukan penggeledahan besar-besaran, merampas semua buku yang memuat ajaran Kong Hu-Cu dan dicemplungkan ke dalam api unggun sampai hancur jadi abu. Kebejatan berencana ini rupanya tidak juga mempan. Tatkala dinasti Ch’ing mendekati saat ambruknya, penganut-penganut Kong Hu-Cu bangkit kembali bara semangatnya dan mengobarkan lagi doktrin Kong Hu-Cu. Di masa dinasti berikutnya (dinasti Han tahun 206 SM - 220 M). Confucianisme menjadi filsafat resmi negara Cina.
Mulai dari masa dinasti Han, kaisar-kaisar Cina setingkat demi setingkat mengembangkan sistem seleksi bagi mereka yang ingin jadi pegawai negeri dengan jalan menempuh ujian agar yang jadi pegawai negeri jangan orang serampangan melainkan punya standar kualitas baik ketrampilan maupun moralnya. Lama-lama seleksi makin terarah dan berbobot: mencantumkan mata ujian filosofi dasar Kong Hu-Cu. Berhubung jadi pegawal negeri itu merupakan jenjang tangga menuju kesejahteraan material dan keterangkatan status sosial, harap dimaklumi apabila di antara para peminat terjadi pertarungan sengit berebut tempat. Akibat berikutnya, ber generasi-generasi pentolan-pentolan intelektual Cina dalam jumlah besar-besaran menekuni sampai mata berkunang-kunang khazanah tulisan-tulisan klasik Khong Hu-Cu. Dan, selama berabad-abad seluruh pegawai negeri Cina terdiri dari orang-orang pandangannya berpijak pada filosofi Kong Hu-Cu. Sistem ini (dengan hanya sedikit selingan) berlangsung hampir selama dua ribu tahun, mulai tahun 100 SM sampai 1900 M.
Tapi, Confucianisme bukanlah semata filsafat resmi pemerintahan Cina, tapi juga diterima dan dihayati oleh sebagian terbesar orang Cina, berpengaruh sampai ke dasar-dasar kalbu mereka, menjadi pandu arah berfikir selama jangka waktu lebih dari dua ribu tahun.
Ada beberapa sebab mengapa Confucianisme punya pengaruh yang begitu dahsyat pada orang Cina. Pertama, kejujuran dan kepolosan Kong Hu-Cu tak perlu diragukan lagi. Kedua, dia seorang yang moderat dan praktis serta tak minta keliwat banyak hal-hal yang memang tak sanggup dilaksanakan orang. Jika Kong Hu-Cu kepingin seseorang jadi terhormat, orang itu tidak usah bersusah payah menjadi orang suci terlebih dahulu. Dalam hal ini, seperti dalam hal ajaran-ajarannya yang lain, dia mencerminkan dan sekaligus menterjemahkan watak praktis orang Cina. Segi inilah kemungkinan yang menjadi faktor terpokok kesuksesan ajaran-ajaran Kong Hu-Cu. Kong Hu-Cu tidaklah meminta keliwat banyak. Misalnya dia tidak minta orang Cina menukar dasar-dasar kepercayaan lamanya. Malah kebalikannya, Kong Hu-Cu ikut menunjang dengan bahasa yang jelas bersih agar mereka tidak perlu beringsut. Tampaknya, tidak ada seorang filosof mana pun di dunia yang begitu dekat bersentuhan dalam hal pandangan-pandangan yang mendasar dengan penduduk seperti halnya Kong Hu-Cu.
Confucianisme yang menekankan rangkaian kewajiban-kewajiban yang ditujukan kepada pribadi-pribadi ketimbang menonjolkan hak-haknya -rasanya sukar dicerna dan kurang menarik bagi ukuran dunia Barat. Sebagai filosofi kenegaraan tampak luar biasa efektif. Diukur dari sudut kemampuan memelihara kerukunan dan kesejahteraan dalam negeri Cina dalam jangka waktu tak kurang dari dua ribu tahun, jelaslah dapat disejajarkan dengan bentuk-bentuk pemerintahan terbaik di dunia.
Gagasan filosofi Kong Hu-Cu yang berakar dari kultur Cina, tidaklah berpengaruh banyak di luar wilayah Asia Timur. Di Korea dan Jepang memang kentara pengaruhnya dan ini disebabkan kedua negeri itu memang sangat dipengaruhi oleh kultur Cina.
Saat ini Confucianisme berada dalam keadaan guram di Cina. Masalahnya, pemerintah Komunis berusaha sekuat tenaga agar kaitan alam pikiran penduduk dengan masa lampau terputus samasekali. Dengan gigih dan sistematik Confucianisme digempur habis sehingga besar kemungkinan suatu saat yang tidak begitu jauh Confucianisme lenyap dari bumi Cina. Tapi karena di masa lampau, akar tunggang Confilcianisme begitu dalam menghunjam di bumi Cina, bukan mustahil -entah seratus atau seratus lima puluh lahun yang akan datang - beberapa filosof Cina sanggup mengawinkan dua gagasan besar: Confucianisme dan ajaran ajaran Mao Tse-Tung.

Sabtu, 09 April 2011

PUSAKA RAJA NAIPOSPOS

  1. Piso natinopa sian mas, ringgit dohot suasa
1.     Sibiaksa (di Dolok Imun)
2.     Losung batu
3.     Pinggan pasu
4.     Pagar pangalo (di Dolok Imun)
5.     Pagar parorot (di Dolok Imun)
6.     Tunggal panaluan
Na jinalo ni Raja Naipospos sian simatuana
1.     Pustaha na metmet (pengobatan)
2.     Pat ni manuk (manontuhon boni sisuanon)
(8 dohot 9 ditiop marga Lumban Batu di Bakkara)
1.     Salapa (ditiop marga Lumban Batu)
2.     Panotuan ni napuran (ditiop marga Situmeang)
(10 dohot 11 dijalo sian Guruna, Guru Sorundangon sian Gulung Darat)